- Advertisement -spot_img
Jumat, Maret 6, 2026
BerandaNewsPWNU DKI Jakarta Geruduk Trans7 Setelah Menghina Kiai dan Pesantren, Ini Tuntutannya!

PWNU DKI Jakarta Geruduk Trans7 Setelah Menghina Kiai dan Pesantren, Ini Tuntutannya!

- Advertisement -spot_img

JAKARTA | anker.web.id

Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta geruduk Trans7 dengan menggelar aksi dan ruwat Televisi milik Chairul Tanjung itu. Aksi protes keras dan ruwat Trans7 itu digelar pada hari Rabu 15 Oktober 2025. Setelah Trans7 melalui program Xpose Uncensored membuat narasi menghina dan melecehkan Kiai dan Pesantren.

Aksi itu sendiri dipimpin langsung oleh Ketua PWNU DKI Jakarat Dr KH Samsul Arifin, sementara peserta aksi terdiri dari unsur Nahdlatul Ulama,pondok pesantren, perwkilan santri, dan warga NU Jakarta dan sekitarnya.

“Sehubungan dengan tayangan mengenai Pengasuh dan Pondok Pesantren Lirboyo yang telah ditayangkan di program Xpose Uncensored TRANS7, pada tanggal 13 Oktober 2025, bukan hanya merugikan dan mencederai Keluarga Besar Pondok Pesantren Lirboyo, tetapi juga seluruh pesantren dan masyarakat pesantren se-Indonesia,” ujar Kiai Samsul dalam pernyataan sikapnya, Rabu (15/10/2025)

Baca Juga  Banjir Sama, Bantuan Berbeda: Polemik Benih Padi Picu Kekecewaan Petani Curug

Menurutnya, dari pengamatan dan kajian PWNU DKI Jakarta, permintaan maaf dari Trans7 tidaklah cukup, proses hukum harus ditempuh dengan bukti-bukti yang ada.

Oleh sebab di atas, maka PWNU DKI Jakarta bersama seluruh Pengasuh Pondok Pesantren di Jakarta, Alumni Pondok-Pondok Pesantren, menyatakan sikap:

  1. Mendesak Dewan Pers untuk memberikan sanksi tegas kepada Trans7
  2. Meminta kepada Chairul Tanjung sebagai Founder CT Corp, Dirut Trans Corp dan Seluruh Jajaran Direksi Trans7 untuk bertanggung jawab kepada umat dengan cara meminta maaf, mengklarifikasi dan melakukan pembenahan dalam produksi tayangan atau pemberitaan.
  3. Menyerukan kepada seluruh warga nahdliyin, keluarga besar Pondok Pesantren dan Alumni Santri se Jabodetabek, untuk memboikot seluruh Produk CT Corp, Trans Corp yang diantaranya Trans TV dan Trans7 selama tuntutan di atas tidak dipenuhi.
  4. Mengajak kepada seluruh elemen untuk berunjuk rasa, melakukan demonstrasi di depan halaman gedung Trans7 pada Tanggal 15 Oktober 2025⁠.
  5. Menayangkan Permohonan Maaf Di Trans7 selama 7 hari di waktu Prime Time.
  6. Meminta Pihak Trans7 Menjelaskan Profile PH yang memproduksi tayangan tersebut.
Baca Juga  Jika Plt Bupati Kab.Bekasi Tidak Mampu Audit BUMD, Serahkan Kepada Kami

Peserta Aksi Terdiri Dari:

  1. PWNU DKI Jakarta
  2. Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hamid
  3. Pengasuh PP. Al Itqon
  4. Pengasuh PP. Darul Rahman
  5. Pengasuh PP. Asshidiqiyyah
  6. Ikatan Alumni Pesantren Tebuireng (IKAPETE) DKI Jakarta
  7. Himpunan Alumni Santri Lirboyo (Himasal)
  8. Ikatan Alumni Mutakhorijin Al Falah Ploso
  9. Ikatan Keluarga Alumi Bahrul Ulum (Ikabu)
  10. Ikatan Alumni Madrasatul Qur’an Tebuireng Jabotabek
  11. Ikatan Keluarga Alumni Pondok Pesantren Manbau’ul Ma’arif (IKAPPAMAM) Jakarta
  12. MASHYAR MQ
  13. PW GP ANSOR DKI Jakarta\
  14. Ikatan Alumni Darul Rahman (IKDAR)
  15. Ikatan Santri Tarbiyatun Nasyiin Jombang
Baca Juga  Aparat Diminta Bertindak Klaim Sepihak Fadliana Fadlan Picu Polemik di Cluster Florence Kota Wisata

Ribuan peserta aksi melaksanakan kegiatan dengan tertib dan santun. PWNU DKI Jakarta menolak ada orasi atau permohanan maaf dari pihak Trans7 dalam momen aksi. (Red)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Ikuti Kami
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img
Artikel Pilihan
- Advertisement -spot_img