- Advertisement -spot_img
Rabu, Juli 29, 2026
BerandaNewsKontras dengan Derita Rakyat, Aksi Joget Istri Bupati dan Kapolres Bekasi Disorot...

Kontras dengan Derita Rakyat, Aksi Joget Istri Bupati dan Kapolres Bekasi Disorot Tajam

- Advertisement -spot_img

​KABUPATEN BEKASI | anker.web.id – Sebuah unggahan video di platform media sosial TikTok kini tengah menjadi sorotan tajam publik. Video tersebut memperlihatkan momen kebersamaan yang melibatkan figur publik penting, yakni Istri Bupati Bekasi dan Istri Kapolres Bekasi, yang tampak sedang menikmati suasana di sebuah rumah makan bernama “Sop Mamih Darmi”.

​Dalam video yang beredar akun media sosial tiktok Putra Maya, para istri pejabat tersebut terlihat bersukacita dan melakukan gerakan “joget” bersama di tengah jamuan makan. Hal ini memicu gelombang kritik dari berbagai kalangan, terutama karena momen tersebut bertepatan dengan situasi duka yang sedang menyelimuti beberapa wilayah di Indonesia.

Baca Juga  Papan Proyek Diduga Disembunyikan, DPD IWO Indonesia Kota Serang Soroti Mutu Pekerjaan SPAM Rp6,8 Miliar

​Kontras dengan Bencana Nasional

Sebagaimana diketahui, saat ini saudara-saudara kita di wilayah Sumatra Utara (Sumut), Sumatra Barat (Sumbar), dan Aceh sedang berjuang menghadapi bencana alam hebat, mulai dari banjir bandang hingga tanah longsor yang menelan korban jiwa dan menyebabkan ribuan orang kehilangan tempat tinggal.

​Kesenjangan perilaku antara pejabat publik yang tampak “berpesta” dengan realitas penderitaan rakyat di daerah lain ini dinilai sebagai bentuk ketidakpekaan sosial.

​Sebagai representasi keluarga pejabat negara di tingkat daerah, para pejabat dan keluarganya seharusnya mampu menunjukkan rasa solidaritas dan empati nasional, meskipun bencana tersebut tidak terjadi langsung di wilayah administrasi mereka.

Baca Juga  MPLS Ramah SMP Negeri 18 Kota Serang Dimulai, Wujudkan Sekolah Aman, Humanis, dan Berkarakter

​Sangat disayangkan, di saat bendera setengah tiang kemanusiaan sedang berkibar di Sumut, Sumbar, dan Aceh, istri pejabat kita di Bekasi justru mempertontonkan kemeriahan yang tidak pada tempatnya di ruang publik digital.

​Desakan Klarifikasi

Publik mendesak adanya klarifikasi agar tidak terjadi kegaduhan yang lebih luas, serta mengingatkan para pejabat untuk lebih bijak dalam menunjukkan aktivitas pribadi di media sosial, terutama di masa-masa sulit bagi bangsa.

​Persatuan wartawan dan insan pers akan terus mengawal isu ini demi tegaknya etika kepemimpinan yang berlandaskan kemanusiaan dan keadilan sosial.

Baca Juga  Diduga Abaikan Kewajiban LKPJ Akhir Masa Jabatan Sesuai Permendagri Nomor 46 Tahun 2016, Ade Gentong (Ketum ANKER) Desak Camat Sukatani Tolak Berkas Calon Petahana dan Minta APH Turun Memeriksa

Red | anker

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Ikuti Kami
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img
Artikel Pilihan
- Advertisement -spot_img