MUARAGEMBONG | anker.web.id
Upaya pemerintah dalam meningkatkan mutu sarana dan prasarana pendidikan terus berjalan. Salah satunya terlihat di UPTD SDN Pantai Harapan Jaya 02, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, yang kini tengah menjalani proses revitalisasi bangunan sekolah.
Kegiatan revitalisasi meliputi perbaikan ruang kelas dengan kategori sedang dan berat. Proses pengerjaan telah berlangsung sekitar sepuluh hari dan ditargetkan rampung sesuai jadwal yang ditetapkan.
“Perbaikan dilakukan di beberapa ruang kelas agar lebih layak dan nyaman digunakan untuk kegiatan belajar siswa,” ujar salah satu pihak sekolah.
Program revitalisasi ini bersumber dari Pusat Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN) Tahun 2025, dengan dukungan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Meski pembangunan tengah berjalan, kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung normal. Hal itu disampaikan oleh salah satu orang tua siswa, Ibu Ani, yang mengaku bersyukur atas upaya pemerintah memperbaiki fasilitas sekolah.
“Anak-anak tetap bisa belajar seperti biasa, tidak terganggu oleh pembangunan. Kami berharap setelah selesai, suasana kelas lebih nyaman dan membuat anak-anak semakin semangat belajar,” tuturnya.
Ucapan terima kasih juga datang dari warga sekitar, di antaranya Ibu Hani dan Ibu Dilah. Mereka menilai, langkah ini menunjukkan perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan, khususnya di wilayah pesisir Muaragembong.
“Kami sangat berterima kasih kepada Kementerian Pendidikan dan Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi. Bantuan revitalisasi ini sudah lama dinantikan masyarakat, dan akhirnya bisa terwujud,” ungkap Ibu Hani.
Senada, salah seorang guru SDN Pantai Harapan Jaya 02 yang enggan disebutkan namanya juga menyampaikan apresiasinya.
“Dengan ruang kelas yang diperbaiki, kami berharap kualitas belajar mengajar semakin meningkat. Lingkungan yang nyaman tentu sangat berpengaruh terhadap konsentrasi dan semangat siswa,” ucapnya.
Dengan adanya program revitalisasi ini, diharapkan sarana pendidikan di Kecamatan Muaragembong semakin memadai, sehingga mampu menciptakan suasana belajar yang aman, layak, dan mendukung peningkatan mutu pendidikan bagi generasi penerus bangsa. (Red)







